Momen Paskah tahun ini menjadi lebih bermakna bagi Keluarga Kristen Alumni Gadjah Mada. Panitia mengusung tema “Membagi Kasih Menebar Harapan“, para alumni kembali berkumpul bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan untuk berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di Panti Asuhan Rekso Putro Yogyakarta. Panti Asuhan ini memiliki dua tempat terpisah masing-masing untuk putra dan putri, menurut pengasuh ada sembilan belas orang anak asuh rata-rata usia sekolah dan mahasiswa.
Acara diadakan pada hari Sabtu 25 April 2026, dimulai pada pukul 10:15 WIB dengan menyanyikan lagu-lagu pujian dipimpin oleh dua orang mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Suasana yang awalnya canggung segera mencair saat sesi ice breaking dimulai. Gelak tawa pecah ketika para alumni dan anak-anak panti berkolaborasi dalam berbagai permainan khas Paskah.
Ceramah Paskah disampaikan oleh pasangan suami istri alumni Universitas Gadjah Mada yaitu Pdt. Yussac Cahya Khristianto, ST. SSi., seorang terapis sound healing dan Chefira Lisanias, S.Psi., Psikolog dan instruktur evolusi jiwa dari Amazing of Balance Yogyakarta. Kedua nara sumber tidak sekedar menyampaikan teori tetapi dengan mengajak peserta menggerakan bagian-bagian tubuh untuk mencapai keseimbangan hidup.
Setelah selesai ceramah para alumni dan anak-anak Panti Asuhan sharing dalam kelompok-kelompok sambil makan siang yang dibawa oleh Panitia. Pada kesempatan ini panitia juga memberikan donasi berupa beras dan bingkisan peralatan mandi kepada anak-anak.
Melihat senyum mereka adalah kado Paskah terindah bagi kami. Ini bukan soal seberapa banyak yang kami beri, tapi seberapa besar kasih yang kami rasakan saat bersama mereka. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti di momen Paskah saja, tetapi menjadi awal dari pendampingan berkelanjutan bagi adik-adik di panti asuhan.

















Ikut merasakan sukacita bisa berkunjung dan sharing bersama adik-adik Panti Asuhan