RENUNGAN
RENUNGAN HARIAN
RENUNGAN: KEPENUHAN ROH KUDUS
Kisah Para Rasul 2:1-18 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain,
Terkurung
(Oleh: Ev. Ajeng Chrissaningrum S.Psi, M.Th)* Tetapi semua orang yang menerima Dia, diberi-Nya hak untuk menjadi anak-anak Allah. Yang harus mereka lakukan hanyalah percaya bahwa Ia berkuasa menyelamatkan mereka. Semua orang yang percaya akan dilahirkan kembali! Tetapi bukan kelahiran jasmani, sebagai hasil dari nafsu atau rencana manusia, melainkan karena kehendak Allah.
Renungan: Yesus, Mesias dan Anak Allah
(Oleh : Ir. ES Heru Praptono, MBA)* Bacaan: Yohanes 21 Nats: Yohanes 20:31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. Kita baru saja memperingati rangkaian Hari Raya Paskah. Kita mengingat kematian dan
Renungan: Legalitas Mulia
(Ir. Theo Sestu Nugroho, CHRM, CPHRM, CNHRP, CPS*) “Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.” [2 Korintus
RENUNGAN: STILLE NACHT
(Oleh: Drs. Jusuf Arbianto Tjondrolukito, MA, CLC)* “Silent night, holy night All is calm, all is bright Round yon Virgin, Mother and Child Holy infant so tender and mild Sleep in heavenlly peace Sleep in heavenly peace” Lagu ini selalu menghiasi setiap perayaan natal yang dilantunkan dengan khidmad oleh semua
Renungan: Mengapa Sulit bagi Orang Percaya untuk Menjadi “Sehati Sepikir”?
(Oleh: Dra. Ch. Sumartiwi Dwi Astuti, M.Div.) Pengantar Seseorang malas mengerjakan proyeknya. Katanya, pekerjaan sub-kontraktornya mundur-mundur, sementara pekerjaannya bergantung pada sub-kontraktor itu. Dalam pekerjaan proyek, ketika para pekerja tidak sepikiran, pekerjaan lain menjadi terganggu. Seandainya para kontraktor itu sehati sepikir, mau duduk bersama, berpikir bersama, mungkin pekerjaan itu akan menjadi
KESAKSIAN: SETIA PADA PROSES
Saya Debby Ratnasari alumni Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian tahun 2014. Bisa menempuh Pendidikan di Universitas Gadjah Mada adalah cita-cita saya sejak kecil namun ternyata jalan yang harus saya tempuh tidak mudah juga. Saya bersekolah dari TK di sekolah Bentara Wacana, sekolah swasta Kristen di Muntilan.
Ketika Logika Tidak Cukup …
“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah—yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan tidak membangkit-bangkit—maka hal itu akan diberikan kepadanya.” (Yakobus 1:5) Dalam dunia profesional yang dinamis dan sering kali penuh tekanan, kita sering dihadapkan pada berbagai keputusan penting. Dari keputusan
PERSEKUTUAN YANG MENJADI HATI DAN TANGAN KRISTUS (BAGI UGM DAN SESAMA)
(Oleh: Ev. Tje Harfonso*) Persekutuan bukanlah sekedar acara ngumpul-ngumpul, refreshing, bernyanyi, mendengar renungan, dan makan-makan dengan sesama orang percaya. Persekutuan adalah berbagi hidup dengan orang percaya lainnya; kita tidak dapat bertumbuh menjadi dewasa dalam Kristus seorang diri. Jadi, penting bagi kita untuk bersekutu dengan orang lain, masuk ke dalam ‘tungku
APAKAH YANG ENGKAU MAU? TEGUHKANLAH HATIMU!
(Markus 10:46–52) Oleh: Pdt. Setyo Pranowo, S.Si.Teol.* Bartimeus adalah seorang penyandang disabilitas dalam penglihatan. Ia buta. Untuk menyambung hidupnya, ia melakukan pekerjaan sebagai pengemis dengan duduk di pinggir jalan dan menanti kemurahan hati orang-orang yang melintasinya. Mengapa Yesus masih bertanya kepada Bartimeus apa yang diinginkannya untuk Ia perbuat baginya? Apakah
