Selama masa Paskah tahun 2026 banyak gereja mengintegrasikan tema Paskah Ekologis atau Pertobatan Ekologis sebagai respons atas persoalan yang berkaitan dengan lingkungan. Gereja juga memanfaatkan momentum Paskah untuk meningkatkan literasi lingkungan bagi jemaat.
Pengurus KKA GAMA juga menyadari pentingnya menjaga lingkungan hidup supaya tidak dirusak oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu persekutuan pada bulan Maret pengurus mengangkat isu lingkungan supaya alumni bisa mengambil peran untuk menyelamatkan lingkungan.
Persekutuan bertempat di Coffee Gubug Coklat Merapi milik salah satu alumni yang sering dipanggil mbak Upik beralamat di jalan Boyong Pakem pada hari Sabtu, 14 Maret 2026. Sambil menikmati the dan pisang goreng alumni yang hadir menggunakan waktu untuk ngobrol satu sama lain diiringi canda dan tawa untuk melepaskan penat. Nara sumber dalam persekutuan ini adalah Bayu Elang Chriswantu, alumni Fakultas Geografi UGM. Dia mengajak diskusi manakah yang lebih penting antara mengerjakan mandat pemberitaan Injil atau menjaga lingkungan. Ada banyak jawaban dengan berbagai argumentasi masing-masing. Tetapi pada hakikatnya setiap orang Kristen termasuk alumni mempunyai tanggung jawab untuk memberitakan Injil dan menjaga lingkungan, keduanya tidak dapat dipisahkan.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjadi terang dengan cara menjaga lingkungan masing-masing. Mari membawa api semangat yang sama ke dalam aktivitas sehari-hari, hingga tiba saatnya kita berkumpul kembali untuk berbagi cerita inspiratif lainnya.







Kita persekutuan lagi bulan Mei yuk…