Profil Alumni: Dr. Jonas Kristanto, S.T.

by | May 14, 2024 | Profil | 0 comments

Saya, Jonas Kristanto sekarang ini berprofesi sebagai dosen di Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Masa kecil saya diisi dengan berbagai dinamika di Jakarta yang mendidik saya untuk menjadi pribadi yang disiplin dan gigih. Semasa SD sampai SMA, saya mengenyam pendidikan di sekolah Katolik dan Kristen dan selalu dididik oleh orang tua untuk hidup mandiri. Contohnya adalah untuk pulang sendiri dari sekolah sejak kelas 3 SD dengan kendaraan umum. Berbeda dengan dosen-dosen pada umumnya, saya tidak pernah mendapat predikat juara kelas maupun sekolah sejak SD hingga SMA. Hal ini membuat saya sangat menyepelekan diri saya untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi favorit. Setelah lulus dari SMAK 3 Penabur di tahun 2014, saya mendaftarkan diri di salah satu universitas Katolik di Jakarta. Secara simultan, saya memberanikan diri untuk ikut serta dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan pilihan jurusan teknik kimia UGM. Tanpa dukungan pelajaran tambahan atau les, saya mempersiapkan diri hanya dengan melatih diri dari sebuah buku soal. Pada akhir pertengahan tahun 2014, saya diizinkan Tuhan untuk melanjutkan pendidikan saya di teknik kimia UGM. Selama mengenyam pendidikan S1, saya bergabung dalam Persekutuan Mahasiswa Kristiani Teknik UGM (PMKT UGM) dan sempat melayani sebagai pemusik di Retreat Umum Teknik PMKT. Selain dari itu, saya tidak terlalu banyak terlibat dalam organisasi keagamaan. Singkat cerita, saya lulus dari teknik kimia UGM pada tahun 2018 dan kembali ke Jakarta untuk bekerja.

Mulai Oktober 2018, saya bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang distribusi biji plastik. Selama 6 bulan setengah dalam pekerjaan tersebut, saya selalu bergumul mengenai perencanaan masa depan saya. Melalui pergumulan tersebut, saya memutuskan untuk melanjutkan studi dan bertujuan untuk menjadi dosen atau peneliti agar ilmu saya dapat berguna bagi banyak orang. Hal ini sesuai dengan Matius 5:16: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”. Perjalanan dalam mencari beasiswa saya mulai pada awal 2019. Saya mendaftarkan diri pada berbagai beasiswa asing maupun domestik. Fase ini bukan merupakan fase yang mudah dan diwarnai dengan berbagai penolakan. Di saat yang sama, saya mendengar informasi mengenai beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Pada awal 2019, tersiar kabar mengenai sebuah pameran pendidikan di Gedung D Kemenristekdikti. Dari acara tersebut, saya pulang hanya dengan membawa secarik brosur beasiswa PMDSU yang informasinya masih sangat terbatas. Walaupun diwarnai berbagai tantangan dan penolakan, akhirnya saya memantapkan diri untuk menyelesaikan kontrak kerja saya di akhir April 2019 dan kembali ke Yogyakarta dengan posisi tanpa beasiswa.

Seiring berjalannya waktu, pendaftaran beasiswa PMDSU dibuka pada pertengahan Juni 2019 dan saya segera mendaftarkan diri. Namun, pengumuman beasiswa PMDSU tidak kunjung tiba dan saya harus mengambil risiko untuk mendaftarkan diri di teknik kimia UGM dengan biaya sendiri di Juli 2019. Puji Tuhan pada Agustus 2019, saya termasuk dalam pengumuman penerima beasiswa PMDSU.Selama menjadi mahasiswa PMDSU mulai tahun 2019 hingga 2023, saya merasakan banyak sekali uluran tangan Tuhan. Salah satunya pada penerbitan publikasi pertama saya pada tahun 2021. Hal ini merupakan sebuah uluran tangan dari Tuhan yang luar biasa, mengingat tahun 2020-2021 merupakan masa pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas penelitian. Ditambah lagi, publikasi tersebut juga mengantarkan saya untuk memenuhi persyaratan pendaftaran dosen di teknik kimia UGM. Hasilnya, Tuhan mewujudkan impian saya untuk menjadi dosen di teknik kimia UGM akhir 2021, dengan catatan akan diangkat setelah lulus S3 dalam kurun waktu maksimal 3 tahun. Hal ini memacu saya untuk segera menyelesaikan studi. Pada tahun 2022, saya memfokuskan diri untuk menyelesaikan studi dan ini merupakan salah satu periode terbaik dalam hidup saya. Seiring dengan bergulirnya tahun 2023, saya juga diberi kepercayaan untuk melanjutkan riset saya di Swedia selama 4 bulan di awal tahun 2023 melalui skema pendanaan Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI). Walaupun tidak semuanya berjalan seperti yang saya rencanakan, saya sangat mengucap syukur kepada Tuhan atas kesempatan tersebut. Pada Oktober 2023, Tuhan mengizinkan saya untuk menyelesaikan studi dengan tepat waktu dan dengan predikat wisudawan terbaik, tercepat, dan termuda pada tingkat Fakultas Teknik UGM. Hal ini merupakan berkat dari Tuhan yang amat besar, mengingat penambahan masa studi juga berarti merogoh kocek sendiri untuk membayar UKT.

Efektif per 1 November 2023, saya telah diangkat menjadi dosen di Teknik Kimia UGM. Selama menjadi pendidik, saya akan selalu mengingat Kolose 3:23 yang menyebutkan bahwa: “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia”. Hal ini mendorong saya untuk menjalankan tridharma perguruan tinggi dengan penuh dedikasi dan dengan tujuan untuk memuliakan Nama Tuhan. Saya berharap apa pun karya yang akan saya buat nantinya dapat menjadi hal yang berguna bagi seluruh makhluk.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROFIL KKA

PROFIL Lainnya

Profil Alumni: Pertolongan Tuhan yang Terus Mengalir

Profil Alumni: Pertolongan Tuhan yang Terus Mengalir

(Yekti Asih Purwestri-Alumni Fakultas Biologi UGM). Perkenalkan saya Yekti Asih Purwestri, alumni UGM  angkatan 1989, dari Fakultas Biologi. Terus terang saya tidak aktif di kegiatan PMK ataupun UKK saat menjadi mahasiswa. Lulus dari Fakultas Biologi terbilang...

Profil Alumni :  Dyah Sri Palupi

Profil Alumni :  Dyah Sri Palupi

Perjuangan Seorang Hamba yang Tak Pernah Berhenti (Dyah Sri Palupi - Alumni Fak. Peternakan UGM) Orang Jawa mempunyai suatu istilah “Neng donya mung mampir ngombe” (dalam bahasa Indonesia berarti di dunia hanya berhenti sebentar untuk minum). Ini berarti bahwa hidup...

Profil Alumni: Dian Stefani

Profil Alumni: Dian Stefani

Saya Dian Stefani, alumnus Fakultas Ekonomi, jurusan Akuntansi UGM angkatan 1985. Saya pada akhirnya memilih menjadi ibu rumah tangga karena saya terbeban mengambil pelayanan paduan suara di gereja di kota tempat kami tinggal, yang waktu pelaksanaannya diadakan pada...