Profil Alumni :  Vincentia Trisna Yoelinda

by | Dec 29, 2023 | Profil | 0 comments

Nama saya Vincentia Trisna Yoelinda, putri pertama dari tiga bersaudara keluarga R. Yulius Suryono, dan Danari Atri Pradini. Kedua adik saya bernama Vocaso Galvani Krishnayudha dan Costanzo Ferro Christyudhana. Terlahir di RS. Sardjito, Sleman, saya tumbuh besar di Yogyakarta, hingga saat usia belia saya mengenyam pendidikan sarjana di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada. Sampai kini pun saya masih tinggal di Kota Yogyakarta.

Mulai akhir 2021, Tuhan memberkati saya dengan pekerjaan menjadi dosen di Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran Hewan, UGM. 

Namun berkat Tuhan yang dahsyat tidak saja saya saksikan melalui anugerah profesi ini. Semenjak saya kecil, saya berkeinginan kuat untuk menjadi dokter hewan, khususnya dokter hewan satwa liar, serta menjadi orang yang aktif bergerak di dunia seni. Tuhan membuka satu per satu jalan. Gempa bumi 5,9 skala Richter mengguncangkan Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2006 silam. Pada saat itu, saya masih di bangku sekolah dasar. Semestinya tahun itu saya dan teman-teman seangkatan akan menghadapi ujian nasional. Dengan segala kegemparan dan kondisi yang tidak kondusif, Tuhan menyediakan saya jalur “tangan Tuhan” dan sayapun diterima di SMP Negeri yang saya idam-idamkan. Demikian pula saat menuju jenjang sekolah menengah atas, Tuhan sediakan nilai terbaik sehingga saya bisa lolos masuk SMA Negeri yang saya dambakan. 

Penyertaan Tuhan tidak saja sampai di situ. Di SMA Negeri favorit, saya bukan merupakan siswa dengan nilai yang paling mencolok. Teman-teman saya sangat pintar, dan sangat mustahil untuk bisa menyaingi mereka. Selain itu, hingga saya lulus pun, terdapat beberapa mata pelajaran yang menjadi momok bagi saya, dan itu akan muncul pada seleksi masuk perguruan tinggi. Untuk mempersiapkan hal tersebut, saya harus menempuh bimbel. Sedangkan keluarga saya bukan keluarga yang berpunya, sehingga anggaran untuk bimbel pun terbatas. Tapi Tuhan buka jalan, dan akhirnya saya bisa masuk UGM di jurusan yang saya cita-citakan melalui jalur prestasi. Dan inilah yang membuka peluang saya berkarier sebagai dosen saat ini. 

Selama menjalani kehidupan sebagai seorang Kristen dan bertumbuh di gereja lokal, saya terlibat dalam berbagai pelayanan. Kelas 4 SD merupakan awal saya melayani di bidang musik di sekolah minggu, beranjak remaja saya mencoba menjadi penari tambourine dan melayani di bidang tarik suara. Menduduki masa SMA, saya kembali menjadi pemain musik, sembari melanjutkan pelayanan di bidang tarik suara. Pada saat kuliah, saya berkesempatan untuk melayani di berbagai bidang seperti Persekutuan Doa, Persekutuan Umum, dan puncaknya sebagai Wakil Ketua PMK FKH UGM. Selama kuliah, saya beberapa kali ikut dalam kepanitiaan di Unit Kerohanian Kristen. Hingga akhirnya harus melanjutkan studi ke luar Jogja, saya kembali melayani di bidang musik dan tarik suara. 

Beberapa ayat firman Tuhan favorit saya yang menjadi prinsip dalam hidup saya ada dalam Kolose 3:2, yang berbunyi: Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Sebetulnya ada banyak ayat yang saya gemari, seperti dalam Amsal 16:7, Lukas 2:52, Mazmur 1:3, Matius 25:40 dan beberapa ayat yang lain. Namun, satu poin penting yang menjadi prinsip bagi saya adalah bagaimana kita menyadari bahwa hidup kita adalah bagi Tuhan.

Memang kita hidup di dunia yang tidak sempurna, manusia pun sudah diwarisi bibit dosa. Hidup yang kita jalani pun tidak menyenangkan, banyak ketidak adilan, banyak hal yang menyakitkan, banyak godaan untuk tidak hidup seturut kehendak Tuhan karena kondisi yang sedemikian rupa. Belum lagi kejadian-kejadian dalam hidup yang tidak sesuai harapan, dan sulitnya mencari sahabat yang sejati di tengah dunia yang sekarang ini. Oleh sebab itu, menjalani hidup yang kesehariannya berpadanan pada Tuhan: hidup benar, penuh kasih, tulus, jujur, excellent, akan membantu untuk menepis hal-hal duniawi tersebut. 

Selain itu, ayat Ulangan 31:6, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau,” menjadi salah satu alasan saya kuat menuntaskan studi saya di tengah segala tantangan dan permasalahan hidup yang saya hadapi.
Kembali lagi, dalam menjalani hidup bagi Tuhan, saya merasa bahwa satu-satunya jalan, adalah mengakar kuat kepada Tuhan itu sendiri. Meskipun pada kenyataannya, mengatakan hal tersebut lebih mudah daripada menjalaninya.
Pergumulan hidup yang saya alami saat-saat ini utamanya merupakan pergumulan bersifat pribadi. Harapan saya untuk bisa survive dari cobaan yang saya alami dan menjadikannya pengalaman untuk memperbaiki kehidupan saya di masa depan. Saya juga berharap apa yang saya alami dapat membentuk saya menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bijiaksana, menginspirasi dan memberkati banyak orang. Selain itu, saya masih bergumul untuk dapat menjadi dosen yang baik dan berdampak, dan sesuai perkembangan jaman saat ini tanpa mengesampingkan nilai-nilai kekristenan dalam hidup saya. Saya berharap untuk dapat terus dikelilingi banyak orang yang takut akan Tuhan, penuh cinta kasih persaudaraan, dan rindu untuk melayani Tuhan dan sesama.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROFIL KKA

PROFIL Lainnya

Profil Alumni: Dr. Jonas Kristanto, S.T.

Profil Alumni: Dr. Jonas Kristanto, S.T.

Saya, Jonas Kristanto sekarang ini berprofesi sebagai dosen di Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Masa kecil saya diisi dengan berbagai dinamika di Jakarta yang mendidik saya untuk menjadi pribadi yang disiplin dan gigih. Semasa SD...

Profil Alumni: Pertolongan Tuhan yang Terus Mengalir

Profil Alumni: Pertolongan Tuhan yang Terus Mengalir

(Yekti Asih Purwestri-Alumni Fakultas Biologi UGM). Perkenalkan saya Yekti Asih Purwestri, alumni UGM  angkatan 1989, dari Fakultas Biologi. Terus terang saya tidak aktif di kegiatan PMK ataupun UKK saat menjadi mahasiswa. Lulus dari Fakultas Biologi terbilang...

Profil Alumni :  Dyah Sri Palupi

Profil Alumni :  Dyah Sri Palupi

Perjuangan Seorang Hamba yang Tak Pernah Berhenti (Dyah Sri Palupi - Alumni Fak. Peternakan UGM) Orang Jawa mempunyai suatu istilah “Neng donya mung mampir ngombe” (dalam bahasa Indonesia berarti di dunia hanya berhenti sebentar untuk minum). Ini berarti bahwa hidup...